Newest Post

Imbuhan-Imbuhan Asing

| Selasa, 29 Agustus 2017
Baca selengkapnya »
Pernah dengar yang namanya imbuhan asing?
Perkembagan ragam bahasa indonesia menjadikan adanya beberapa ragam imbuhan, salah satunya yaitu imbuhan asing. Imbuhan itu sendiri bisa saja dari bahasa daerah maupun bahasa lain. biasanya digunakan dalam surat-surat kabar mauoun karya ilmiah.

Berikut beberapa contoh imbuhan asing dan fungsinya, yaitu :

1. -ma, -wan, -wati.
    Imbuhan imi merupakan serupan dari bahasa sanskerta yang berfungsi membentuk kata benda. makna ketiga imbuhan tersebut adalah sebagai berikut :
           
            a). Menyatakan orang yang ahli
                 Contoh : Ilmuwan, seniman, negarawan, sastrawati, dll.
           
            b). Menyatakan orang yang memiliki pekerjaan
                 Contoh : Wartawati, Usahawan, Industriwan, dll.

            c). Menyatakan orang yang memiliki sifat
                 Contoh : Budiman, hartawan, dermawan, dll.

2. -i, -wi, -is, -if, -ia.
    Imbuhan ini berfungsi untuk membentuk kata sifat, makna yang di kandungnya pun memiliki sifat.

Contoh :
- Manusiawi  : Bersifat kemanusiaan
- Alamiah      : Memiliki sifat kaealaman/natural
- Produktif     : Bersifat menghasilkan
- Agamis        : Bersifat Keagamaan

3. -isme, dan -isasi
   Imbuhan ini merupakan serapan dari bahasa Inggris atau belanda. Pada mulanya penggunaan kedua imbuhan ini sangat terbatas, yaitu hanya pada kata-kata tertentu, seperti :

=> Komunisme, animisme, dinamisme, liberalisme, dll
     *Menggunakan imbuhan -isme, yang bermakna paham/ ajaran.

=> Swastanisasi, labelisasi, organisasi, dll.
     *Menggunakan imbuhan -isasi yang bermakna proses atau hal-hal yang berhubungan dengan kata        dasarnya.

~Terimakasih...Semoga bermanfaat~

Imbuhan-Imbuhan Asing

Posted by : RyuChan
Date :Selasa, 29 Agustus 2017
With 0komentar

Teks Observasi

|
Baca selengkapnya »

Dalam sebuah pengamatan, biasanya hasil dari sebuah pengamatan tersebut di buat sebuah laporan.
Lalu apa hubungannya dengan teks observasi?
Didalam laporan observasi, tentu saja menggunakan teks observasi. Apa itu Teks observasi?

Teks Observasi adalah teks yang menjelaskan informasi mengenai sesuatu, baik itu hewan, tumbuhan, alam, fenomena sosial, hasil karya manusia, dan/atau fenomena alam sesuai fakta dengan klasifikasi kelas dan subkelas yang ada di dalamnya berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan.

Teks observasi tentu saja memiliki tujuan, berikut beberapa tujuan teks observasi yaitu :
~> Mengetahui informasi
~> Menyimpulkan isi informasi
~> Menyusun informasi
~> Mengetahui ciri-ciri teks

STRUKTUR TEKS OBSERVASI

Struktur teks observasi terdiri dari :
  • Definisi Umum Informasi => berisi tentang definisi atau pengertian dari objek observasi.
    Bagian ini biasanya berisi pemaparan atau gambaran secara umum objek yang seang di amati.
  • Deskripsi Bagian            => biasanya berisi klasifikasi/jenis dari objek yang di amati dan manfaat atau fungsi dari obajek tersebut.
  • Simpulan                        => Ringkasan isi teks.

UNSUR KEBAHASAAN TEKS OBSERVASI

Unsur kebahasaan teks observsi adalah :

1. Penggunaan Istilah
    Apa itu istilah? Yang dimaksud istilah adalah kata/kelompok kata yang pemakaiannya terbatas dan dalam bidang tertentu.
Misal : kurikulum, dosen, media pengajaran, universitas, dll {dalam bidang pendidikan}
           harga, uang, tawar menawar, dll, {dalam bidang perdagangan}

2. Kalimat Definisi
    Kalimat definisi yaitu suatu kalimat yang memberikan penjelasan umum tentang suatu benda, hal, aktifitas, dll. Kalimat definisi sering digunakan dalam teks laporan dan merujuh pada istilah teksnis atau ilmiah tertentu. Kalimat ini biasanya di tandai oleh verba kopula {adalah, ialah, merupakan, yaitu}.

3. Pasragraf Klasifikasi
    Paragraf klasifiikasi adalah paragraf yang topik utamanya dikembangkan dengan mengelompokkannya, kedalaman beberapa kelompok berdasarkan sifat atau ciri-ciri tertentu.
    Ciri-ciri paragraf klasifikasi :
    a. menggunakan kata digolongkan, dibagi, diklasifikasikan.
    b. memiliki gaya penulisan yang bersifat informasif.
    c. membagi suatu hal kedalam dua kelompok atau lebih berdasarkan acuan tertentu.

4. Ide Pokok
    Ide pokok merupakan ide atau gagasan yang menjadi pokok pengembang paragraf.

5. Kata Baku dan Tidak Baku
    Yaitu, ragam bahasa yang cara pengucapan ataupun penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah yang di bakukan, yang berupa EYD (Ejaan Yang sudah Disempurnakan), tata bahasa baku, dan kamus umum.
    Ciri-ciri kata baku dan tidak baku :
    a. Tidak dipengaruhi bahasa daerah,
    b. Tidak dipengaruhi bahasa asing,
    c. Bukan merupakan ragam bahasa percakapan,
    d. Pemakaian imbuhan secara eksplisit (dihilangkan),
    e. Pemakaian yang sesuai konteks kalimat,
    f. Tidak terkontaminasi/rancu,
    g. Tidak mengandung arti pleonsme,
    h. Tidak mengandung hiperkorek.

6. Imbuhan-Imbuhan Asing
7. Konjungsi

Teks Observasi

Posted by : RyuChan
Date :
With 0komentar
Tag :

Struktur Teks Deskpisi

| Senin, 28 Agustus 2017
Baca selengkapnya »

Teks deskripsi tersusun dari tiga stuktur, yaitu : 

1. Identifikasi/Dskripsi umum
    ~> Biasanya berisi informasi nama objek, lokasi, sejarah, makna nama atau pernyataan umum tentang objek.

2. Deskripsi Bagian
    ~> Berisi informasi rincian bagian-bagian objek yang di deskripsikan.

3. Simpulan 
    ~> Berisi pendapat penulis tentang objek yang diseskripsikan.

Struktur Teks Deskpisi

Posted by : RyuChan
Date :Senin, 28 Agustus 2017
With 0komentar

Penggunaan Awalan Me

| Minggu, 27 Agustus 2017
Baca selengkapnya »
Perubahan pada awalan Me tergantung pada huruf yang diikuti.
Awalan Me apabila dihubungkan dengan kata dasar maka akan terjadi fariasi bentuk, yaitu :
  • Meng-
  • Men-
  • Mem-
  • Me-
  • Meny-
  • Meng-
1. Imbuhan me-, imbuhan ini jika bertemu dengan kata dasar berfonem vokal /O/, /E/, /K/, /H/, /G/, /KH/; maka akan berubah menjadi meng-
  • Contoh : 
    • me + eja       = mengeja
    • me + hapus   = menghapus
    • me + khayal  = mengkhayal
    • me + obral    = mengobral
    • me + garuk   = menggaruk
2. Jika imbukan me- ditambah pada kata dasar dengan fonem awal /L/, /M/, /N/, /NY/, /NG/, /R/, /Y/, /W/. maka bentuknya tidak akan berubah (tetap).
  • Contoh : 
    • me + lihat             = melihat
    • me + raih             = meraih
    • me + makan        = memakan
    • me + warna + i    = mewarnai
3. Jika imbuhan me- ditambah dengan  kata dasar yang berfonem awal /D/, atau /T/, maka akan menjadi men-
  • Contoh : 
    • me + daki   = mendaki
4. Jika me- ditambahkan pada kata dasar yang berfonem awal /B/, /P/, /F/, makabentukknya akan merubah menjadi mem-
  • Contoh : 
    • me + baca  = membaca
    • me + foto   = memfoto
    • me + pukul = memukul
5. Jika me- ditambahkan pada kata dasar ber fonem awal /S/, akan berubah menjadi meny-
  • Contoh  : 
    • me + siram  = menyiram
    • me + sapu   = menyapu
6. Apabila imbuhan me- pada kata dasar yang bersuku satu menjadi menge-
  • Contoh : 
    • me + cat   = mengecat
    • me + ajar  = mengajar
    • me + pel   = mengepel
7. Jika kata kerja direduplikasi (di ulangi) kata dsarnya di ulangi dengan mempertahankan peluluhan konsonan pertamanya.
  • contoh : 
    • me + tulis = menulis
    • me + tanam = menanam

 ~ Sekian...Semoga bermanfaat^^ ~

Penggunaan Awalan Me

Posted by : RyuChan
Date :Minggu, 27 Agustus 2017
With 0komentar

Majas

| Sabtu, 26 Agustus 2017
Baca selengkapnya »




Ciri kebahasaan teks deskripsi yang ke enam yaitu Majas. Apa itu majas?
Majas adalah bahasa yang indah yang digunakan dalam mempercantik susunan kalimat agar memperoleh kesan imajinatif atau menciptakan efek tertentu bagi pembaca atau pendengarnya.

Jenis Majas :
  1. Majas Perbandingan
  2. Majas Pertentanan
  3. Majas Pertautan
  4. Majas Penegas/Perulangan
1. Majas Perbandingan
    Majas Perbandingan adalah “Kata-kata berkias yang menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”.
Yang termsuk maja perbandingan antara lain :
  • Asosiasi/Similer 
     Majas Asosiasi adalah perbandingan dua hal yang sebebenarnya berbeda, tetapi di anggap sama. Majas ini di tandai dengan kata "bagai, seperti, bagaikan, laksana, seupama, bak." Contoh : Senyumannya bak rembulan. Semangatnya keras laksana baja.
  • Metafora
    Majas Metafora yaitu majas perbandingan yang berupa kata-kata yang merupakan pelukisan dan bukan arti sebenarnya, di ungkapkan secara singkat dan padat.  Contoh : Ia dianggap anak emas oleh majikannya.
  • Personifikasi
     Majas Persinifikasi adalah majas yang menggambarkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah hidup da memiliki sifat seperti manusia. Contoh : bulan itu tersenyum  padaku.
  • Alegori 
     Majas Alegori adalah majas yang mempertautkan sesuatu dengan yang lain dalam kesatuan yan utuh. Contoh : Kematian itu bukan seperti tidur yang kita tidak merasa apapun. Ketika kita mati kita masih bisa merasakan sakit siksaan dalam kubur karena dosa dosa kita.
 2. Majas Pertentangan
     Majas pertentangan ialah kelompok majas yang memiliki ciri khas dengan gaya penuturan yang mengungkapkan sesuatu yang bertentangan dengan makna yang sesungguhnya.
Yang termasuk majas pertentangan antara lain :
  • Hiperbola
    Majas Hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih-lebihan  dengan maksud untuk memperhebatatau meningkatkan kesan. Contoh : Tubuhnya kurus kering sejak ditinggal mati kedua orang tuanya.
  • Litotes
    Majas litotes adalah majas yang ditujukan untuk mengurangi atau mengecilkan kenyataan yang sebenarnya. contoh : Sudi kiranya Anda mampir di gubug saya yang kecil ini. ( pada kenyataannya rumahnya mewah, seumpama) 
  • Ironi
     Majas ironi adalah majas yang maknanya bertentangan dengan maksud untuk menyindir atau mengolok-olok. Contoh : Rajin sekali kamu, jam sembilan kok sudah bangun.
  • Sinisme
      adalah majas  yang menyatakan sindiran secara langsung. Contoh : Perkataanmu itu tak pantas keluar dari oran yang terpelajar seperti kamu.
 3. Majas Pertautan
     Majas pertautan adalah majas yang menggunakan kata-kata kiasan yang berhubungan atau bertautan terhadap sesuatu hal yang ingin disampaikan.
Yang temasuk dalam majas ini adalah :
  • Metonimia
    Majas Metonimia adalah majas yang menggunakan  nama-nama ya ng bertautan dengan orang, barang, atau hal lain sebagai penggantina. Contoh : Dia tidak bisa bekerja dengan fokus kalau tidak menghisap Djarum Super.  ( kata yang di garis bawahi merupakan kata ganti dari rokok).
  • Sinekdoke
    Majas Sinekdoke yaitu Majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhannya atau sebaliknya. 
    Majas ini dibagi menjadi 2 :
    1. Pro toto 
        ~ Menyebutkan sebagian untuk keseluruhan. contoh :  Sampai saat ini ia belum kelihatan batang hidungnya. 
    2. Toten Pro Parte
        ~ Menyebutkan keseluruhan untk sebagian. Contoh : SMP N 2 Rembang telah memenangkan lomba membaca puisi tingkat kabupaten.
 4. Majas Penegasam/Perulangan
    Majas Penegasan ialah kata-kata berkias yang menyatakan penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca
Yang temasuk kedalam majas ini yaitu :
  • Pleonasme
     Majas yang menggunakan kata-kata secara berlebihan, dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata.  Contoh : Mereka turun kebawah untuk melihat keadaan ruang bawah tanah.
  • Klimaks
    Majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut yang sekamin lama semakin menngkat. contoh : Semua pihak mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua pun mengikuti lomba Agustusan.
  • Anti klimaks
    Majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut semakin lama semakin menurun. contoh : Kepala sekolah, guru, staff sekolah, dan siswa juga hadir dalam pesta perayaan kelulusan itu.
  • Repetisi
    Majas yang berupa perulangan kata sebagai penegasan. contoh :  Selamat datang pujaanku, selamat datang pahlawanku, selamat datang bunga bangsaku.
  • Retorik
    Majas yang berupakalimat tanya yang jawabannya sudah diketahui. Contoh :  Apakah Tuhan itu ada?
  • Majas Citraan
    Majas citraan adalah susunan kata yang dapat menimbulkan imajinasi atau kekhayalan .
    Majas Citraan ada 4, yaitu : 
    1. Citraan Visual, adalah citraan yang memberikan rangsangan kepada indra penglihatan sehingga hal-hal yang tidak terlihat seolah olah terlihat. contoh : Padang ilalang membentang di sepanjang jalan.

    2. Citraan Audio, adalah citraan yang dihasilkan dengan menyebutkan atau menggunakan bunyi suara. contoh : Semerdu kicauan burung di pagi hari.

    3. Citraan Perasa/taktil, adalah citraan yang ditimbulkan gambar angan yang dapat dihayati dengan indra peraba / perasaan. contoh : Selembut bulu si meong.

    4. Citraan Gerak, adalah citraan yang menggambarkan sesuatu yang sesungguhnya tidak bergerak tetapi dilukiskan dapat bergerak. Contoh : Sang penari gemulai menyibak tirai.
 
Terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat! 

Majas

Posted by : RyuChan
Date :Sabtu, 26 Agustus 2017
With 0komentar
Tag :

Antonim

|
Baca selengkapnya »
Antonim, apa yang di maksud antonim?

Pengertian dari Antonim adalah Relasi mjakna leksikal yang bermakna kontras atau berlawanan antara sau kata dengan kata yan lain.

Ciri-ciri dari antonim :
  1. Kedua kata tersebut tidak dapat saling dipertahankan dalam knteks kalimat yang sama.
  2. Kedua kata memiliki makna yang berlawanan.
 Jenis-jenis Antonim :
  1. Antonim Mutlak 
    Antonim Mutlak yaitu antonim yang mempertahankan makna seara mutlak . Contoh : Ia hidup di bumi, Ia pun mati di  bumi. 
  2. Antonim Kutub 
    Antonim kutub yaitu antonim yang mempertentangkan makna kata secara dradasi atau tingkatan. Contoh : Sewaktu masih muda ayah aktif dalam berbagai kegiatan. Karena sekarang sudah tua, ayah lebih sering santai di rumah.
  3. Antonim Heararki
    Yaitu, Antonim antara makna kata yang memiliki jenjang. Contoh : Kakak hanya mampu membawa 2 kg beras, sedangkan Ayah mampu membawa 5 kg beras.
  4. Anonim Majemuk 
    Antoni majemuk adalah kata yan memiliki antonim lebih dari satu. Contoh :  Para peonton berdiri di depan panggung pertunjukan, para tamu undangan duduk ditempat yang sudah disediakan. Alan, Deni, dan Lucy sedang jongkok menata kabel audio . Hamid, seorang pelawak melakukan adegan berbaring ditempat tidur diatas panggung.

Antonim

Posted by : RyuChan
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲