TEKS DESKRIPSI

| Kamis, 29 Desember 2016
Teks Deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara runtut dan rinci atau detail.
Tujuan teks dekripsi adalah untuk mengetahui gambaran objek secra detail. Pembaca atau pendengar seakan-akan melihat, mendangar, dam mengalami apa yang dideskripsikan.

Ciri-ciri teks deskripsi :
  1. Rinciannya sesuai bagian-bagian
  2. Isi teks menggambarkan komplet sesuai kenyataannya. dengan demikian, kata yang diperlukanlebih banyak menggunakan kata khusus
  3. Isi tesk bersifat personal
 Jenis-Jenis teks deskripsi adalah
  1. Berdiri sendiri sebgai teks
  2. Menjadi bagian dari teks
 Ciri Kabahasaan Teks Deskripsi

1. Kata umum dan Khusus 
    Kata Umum adalah kata yang cangkupan , ruang lingkup, dan pemakaiannya lebih luas.Kata khusus adalahkata yang cangkupan, ruang lingkup, dan pemakaiannya lebih sempit.Contoh : -Jatuh : Tumbang, Riboh, Gugur,dll; Membawa : menjinjing, mengangkat, membopong, dll; Memotong : menggunting, memangkas, membelah, memanggal.

2. Kata sifat
    Kata sifat adalah kata kata yang menjelaskan, mengubah, atau menambah atri suatu kata benda yang di ikutinya sehingga menjadi lebis spesifik. Misal : Marah : Jengkal, murka; Sedih : duka, gundah, haru, putus asa, murung; Senang : gembira, bahagia, girang, riang.

3. Pronomina
    pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu paa nomina yang lain.
Ciri-ciri pronomina:
1. menduduki posisi yang pada umumnya diduduki oleh nomina.
2. acuhannya dapat berpindah-pindah karena bergantung kepada siapa yang menjadi pe,bicaraatau penulis atau,siapayang menjadi pendengar atau pembaca, atau siapa/apa yang dibicarakan.

Jenis-jenis pronomina :
1.Pronomina persona adalah pronomina yang dipakai untuk mengacu pada orang.                       a. Ekslusif : pronomina itu mencakupi pembicara dam orang dipihak lain; b. Inklusif: pronomina itu mencakupi tidak hanya pembicara, tetapi pendengar, mungkin pula pihak lain. 
  • Pertama, Tunggal : saya, aku, ku-,-ku; jamak dalam bentuk Eksklusif :Kami; jmak dalam bentuk Inklusif : Kita
  • Kedua, tunggal :engkau, kamu, anda, sikau, kau, -mu; Jamak dalam bentu netral : kalian, kamu sekalian. 
  • ketiga, Tunggal : ia, dia, beliau, -nya; jammak dalambentuk netral : mereka
2. Pronomina penunjuk
a. Penunjuk umum. kata penandanya : ini, itu.
b. Penunjuk Tempat. kata penandanya : Sini, situ, sana.
3. Pronomina penanya
  1. Menanyakan orang (Siapa)
  2. Menanyakan benda (apa, mmengapa, kanapa, dwmgan apa)
  3. Menanyakan pilihan (mana, dimana, dari mana, bagaimana, kemana, bilamana) 
Berdasarkan hubungannya dengan nomina, pronomina dibedakan menjadi 2
1. Pronomina Intratekstual adalah pronomina dalam kaitan dengan teks yang sama. contoh : Pak Raden orang yang rajin. Pekerjaannya selalu rapi. * kata "nya" mengacu pada Pak Raden.
2. Pronomina Ekstratekstual adalah pronomina dalam teks yang berbeda
contoh : Saya akan mengetiknya.
             - katanya "nya" tidak mengacu pada kata saya.

4. Preposisi (Kata Depan)


Yaitu : kata-kata yang secara sintaksis berada didepan kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Sedangkan secara sematis adalah akat adepan menunjukkan hubungan dengan makna antara kata depan tersebut dengan kata yang mengikutinya.

Jenis-jenis Preposisi :

1.       Berdasarkan bentuknya.

a.       Preposisi tunggal

Yaitu : preposisi yang hanya terdiri atas satu kata. Bentuknya dapat berupa kata dasar, dan kata berimbuhan. Preposisi yang dipakai antara lain : dasar (di, ke, dari, pada); berimbuhan (bersama, bersara, dll)

      Contoh : Aku pergi kesekolah
b.  Preposisi Gabungan

Yaitu : preposisi yang terdiri dari dua preposisi yang berdampingan dan dua preposisi yang berkolerasi. Preposisi tersebut antara lain : dari pada, kepada, dari....hingga.

Contoh :

Ø  Buku ini berikan kepada adikmu!

-          Merupakan preposisi yang berdampingan

Ø  Mereka bekerja membanting tulang dari pagi hingga petang.

-          Contoh preposisi kolerasi

2.       Berdasarkan fungsinya

a.       Sebagai penunjuk arah asal

Ø  Preposisi yang digunakan yaitu “dari”

Contoh : Fina berasal dari Cilacap

b.       Sebagai penunjuk tempat keberadaan

Ø  Preposisi yang digunakan antara lain : pada, di, dalam, antara, atas.

Contoh : Diana berada diantara Wachid dan Diani.

c.       Sebagai penunjuk pelaku

Ø  Preposisi yang digunakan yaitu “oleh

Contoh : TV dirumah itu dicuri oleh maling.

d.       Sebagai penunjuk arah tujuan

Ø  Preposisi yang digunakan antara lain : kepada, akan, ke, terhadap.

Contoh : Ayah akan pergi ke kantor.

5.  sinonim

Yaitu : relaksi makna leksita leksikal yang mirip antara satu kata dengan kata yang lain.

Ciri-ciri :

1.       Kedua kata memiliki makna yang sama atau hampir sama.

2.       Kedua kata tersebut harus dapat dipertukarkan dalam konteks kalimat yang sama.

Contoh : Jumlah penduduk Jakarta selalu cenderung naik. Sensus yang dilakukan dari tahun ketahun menunjukkkan peningkatan itu.

·         Misal : Dusta = Bohong; Pandai = Pintar; dll.

Contoh : Amir seorang yang suka berbohong. Karena itu ia disebut seorang pendusta.

Jenis-jenis :

1.       Sinonim Mutlak

Yaitu : kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apapun tanpa mengubah makna.

Contoh : Laris = lalu.

·         Pak joko seorang pedagang yang laris. Dagangnnya yang ia jual laku semua.

2.       Sinonim semirip

Yaitu : kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan tertentu tanpa mengubah makna.

Contoh : melarat = miskin.

·         Jono orang yang melarat, sehingga ia dianggap keluarga miskin.

3.       Sinonim selikung

Yaitu : kata-kata yang dapat menggantikan dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja.

Contoh : Lemah = lemas.

·         Ani terlihat sangat lemah sekali, ia dibawa kedokter dalam keadaan lemas.
***



~Hola...itu tadi tentang teks Deskripsi. oh iya, ini belum selesai lho masih ada banyak lagi. kunjungi terus ya..! semoga bermanfaat....! terima kasih...~
***

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲